Cloud Server vs Dedicated Server_Mana yang terbaik untuk Bisnis Anda

Teknologi cloud telah menjadi fitur yang akrab bagi para pebisnis. Ini dapat membantu untuk meningkatkan bisnis Anda dan membuat bisnis Anda lebih efektif. Setidaknya bisnis Anda membutuhkan teknologi cloud untuk sistem bisnis Anda, memantau alur kerja, dan menyimpan data perusahaan.

Ada beberapa metode untuk membangun ekosistem teknologi untuk bisnis Anda, seperti: Teknologi cloud server dan teknologi dedicated server. Keduanya memiliki model yang berbeda untuk tujuan yang berbeda.

Apa itu Cloud Server?

Sebagian besar aspek operasional organisasi bergantung pada data. Dengan budaya kerja hybrid saat ini, sangat mungkin tim Anda bekerja dari berbagai tempat. Terkadang, Anda perlu mengakses data berdasarkan apa yang Anda butuhkan dari folder kantor.

Untuk membuat file kerja Anda mudah diakses dari banyak perangkat, cloud server jelas merupakan solusi masuk Anda. Oleh karena itu, Anda dapat menyelesaikan tugas Anda dengan lebih efisien.

Cloud server atau bisa kita katakan bahwa server virtual adalah teknologi cloud yang memungkinkan server dalam jumlah tak terbatas untuk mengakses data dari mana saja, saat Anda berada di kantor atau di rumah.

Data yang dapat diakses disimpan di cloud atau ruang virtual. Ini sangat membantu terutama di era pandemi ini, ketika kami menyarankan untuk menghindari keramaian dan melakukan physical distancing.

Ketika memiliki masalah dengan keterbatasan penyimpanan data, cloud server memberi Anda ruang yang cukup bagi perusahaan Anda untuk menyimpan data Anda, tergantung pada paket yang Anda berlangganan.

cloud server menggunakan Storage Area Network (SAN) yang besar untuk mengalokasikan sumber daya penyimpanan.

Ketika bisnis Anda memutuskan untuk menggunakan cloud server untuk mengelola data Anda, bukan berarti Anda tidak memerlukan perangkat keras. Server fisik dapat mendukung cloud server.

Bagaimana Cara Kerja Cloud Server?

Saat Anda berlangganan ke cloud server, Anda memiliki ruang penyimpanan di server fisik yang dikelola oleh penyedia. Satu server fisik dapat digunakan dengan lebih dari satu penyedia cloud server.

Cloud server memiliki fleksibilitas. Anda dapat berlangganan dari penyedia sesuai dengan kebutuhan Anda, menambahkan penyimpanan jika Anda membutuhkan lebih banyak ruang, dan berhenti berlangganan jika Anda membutuhkannya.

Anda dapat menggunakan penyimpanan ini untuk semua yang Anda butuhkan untuk data dan sistem Anda. Berlangganan layanan ini disertakan dengan layanan untuk mengelola server. Jika Anda memerlukan bantuan, Anda hanya perlu menghubungi penyedia jasa tersebut.

Jadi, Mana yang Harus Dipilih? Server Cloud atau Dedicated Server?

Bagaimana dengan dedicated server? Seberapa penting untuk bisnis? Ketika kita tahu bahwa dedicated server adalah perangkat keras untuk mendukung server cloud. Sebuah bisnis dimungkinkan untuk memiliki server khusus untuk memiliki server pribadi.

Anda bisa lebih banyak membuat penyimpanan untuk sistem server cloud di bisnis Anda. Akan tetapi, hal itu memerlukan biaya lebih untuk membayar perangkat keras untuk mengelola sistem yang akan dibangun. Di sisi lain, server khusus membuat sistem Anda lebih aman daripada cloud server, karena tim Anda dapat mengelolanya sendiri.

Layanan cloud lebih terjangkau untuk hampir semua bisnis yang membutuhkan ekosistem digital. Lebih baik untuk beban kerja yang sangat bervariasi seperti mengelola data, membangun hotspot, situs web, dll. Dengan fleksibilitas dan kekuatan untuk gesit dalam ekosistem digital, layanan cloud dapat menjadi pilihan Anda.

Memilih layanan cloud dapat meningkatkan bisnis Anda. Anda dapat memilih dengan bijak berdasarkan kebutuhan bisnis Anda. Salah satunya adalah layanan Cloud Server dari MyCarrier Telkom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *