Fakta Unik TikTok Sebagai Aplikasi Paling Populer

Tidak cuma Zoom dan aplikasi video conference yang booming sepanjang pandemi COVID-19. Salah satu aplikasi share video pendek, TikTok, jadi aplikasi share yang paling populer di jaman pandemi. Betapa tidak, selain jadi yang terbanyak diunduh sepanjang 2020, TikTok termasuk meraup income besar dan apalagi mengalahkan YouTube.

Nah, tersebut ini sejumlah fakta unik yang mesti anda ketahui perihal TikTok:

Memiliki Dua Nama

TikTok merupakan aplikasi besutan Bytedance. Perusahaan yang berdomisili di Cina ini merilis Douyin pada September 2016. Setahun kemudian, versi internasional Douyin untuk Android dan iOS rilis bersama dengan nama TikTok.

Lebih berasal dari 2 Miliar Unduhan

TikTok, baik pada plaform iOS maupun Android, sudah diunduh lebih berasal dari 2 miliar unduhan. Menurut SensorTower, torehan tersebut merupakan rekor yang fantastis. Akhir 2019 lalu, TikTok baru diunduh sebanyak 1,5 miliar unduhan.

Hebatnya, tiga bulan pertama 2020, kuantitas unduhan TikTok meningkat hingga 315 juta. Lagi-lagi, kuantitas tersebut merupakan rekor triwulanan yang tidak pernah ditorehkan oleh aplikasi manapun. Dan hingga bulan Juli, masih di dalam jaman pandemi COVID-19, TikTok sudah diunduh lebih berasal dari 2 miliar unduhan.

Memiliki Pendapatan Lebih Besar berasal dari YouTube

Pada bulan April, TikTok dan Douyin dilaporkan membuahkan hampir US $78 juta (Rp1,15 triliun) di App Store dan Google Play Store. Mereka pun segera menjadik aplikasi mobile snaptiktok bersama dengan penghasilan terbesar per April 2020. Jumlah penghasilan TikTok termasuk mengalahkan YouTube yang kini tergeser ke peringkat ke dua bersama dengan total hampir US $76 juta.

CEO Disney Hijrah ke TikTok

Kevin Mayer, mantan kepala usaha sarana streaming Disney, bergabung bersama dengan TikTok sebagai COO Bytedance dan CEO TikTok. Masuknya Kevin dianggap semakin memperkuat hegemoni TikTok di platform usaha digital.

Dilarang Di India

Sejak bulan lalu, Pemerintah India memblokir 59 aplikasi asal Cina sebagai buntut konflik pada ke dua negara di perbatasan Himalaya. TikTok jadi salah satu di antaranya bersama dengan bersama dengan perusahaan besar lainnya layaknya UC Browser dan ShareIT.

Memiliki Basis Pengguna Terbesar di India

Meski kini dilarang, pengguna TikTok terbanyak berasal berasal dari India. Dari 617 juta total unduhan di seluruh dunia, Tiktok sudah diunduh setidaknya 277,6 juta kali sepanjang th. 2019.

Akan Menjadi Perusahaan Amerika

Pemerintah Amerika merencanakan untuk melarang TikTok di seantero Amerika dan negara-negara sekutunya. Namun, rencana itu sepertinya tidak dapat terjadi. Sebab, muncul skenario TikTok dapat jadi perusahaan Amerika dan memiliki server di Amerika. Buktinya, TikTok kala ini sudah memiliki kira-kira 1.400 karyawan di Amerika Serikat. Jumlah itu naik kurang lebih 500 orang sejak Januari th. ini.

Mengancam Netflix dan Aplikasi Serupa

Netflix baru merasa terancam th. ini. Di mata Netflix, TikTok yang online sejak 2017 lantas semakin kokoh. Ditambah, Kevin Mayer, mantan kepala usaha sarana streaming Disney, bergabung bersama dengan TikTok sebagai COO Bytedance dan CEO TikTok. Dan indikasi TikTok dapat jadi perusahaan Amerika semakin membuat Netflix kebakaran jenggot.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *